Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan mendalam terhadap delapan saksi guna mengungkap fakta di balik dugaan kekerasan yang melibatkan siswa di lingkungan sekolah.
berisikebaikan.com – 10-10-2026 — Aparat kepolisian saat ini tengah memproses penyelidikan intensif terkait dugaan kekerasan siswa Alexandria Bekasi. Berdasarkan data terbaru, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi untuk mengumpulkan keterangan yang relevan dengan peristiwa tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam mengusut tuntas laporan yang masuk mengenai adanya tindak kekerasan di institusi pendidikan terkait.
Dalam proses penyidikan yang sedang berjalan, pihak kepolisian telah memanggil sejumlah pihak yang dianggap mengetahui rangkaian kejadian. Pemeriksaan ini mencakup berbagai elemen, baik dari pihak keluarga korban maupun representasi dari lingkungan sekolah. Berikut adalah daftar pihak yang telah memberikan keterangan kepada penyidik:
Selain pemeriksaan saksi-saksi tersebut, penyidik juga melibatkan tenaga profesional untuk memperkuat bukti. Verdika menyatakan, “Penyidik juga telah meminta keterangan dari satu orang ahli kedokteran forensik untuk menjelaskan hasil visum korban.” Langkah ini diambil untuk memastikan data medis dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dalam mendukung hasil visum et repertum yang telah diperoleh sebelumnya.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus tersebut. Fokus utama penyidik masih tertuju pada pengumpulan alat bukti yang cukup melalui serangkaian tindakan prosedural.
Total ada delapan saksi yang sudah kami periksa hingga saat ini
Selain pemeriksaan saksi dan ahli, polisi juga telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari bukti fisik tambahan di lokasi kejadian. Asesmen psikologi juga menjadi bagian dari rangkaian upaya penyidikan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi yang terjadi. Verdika juga menjelaskan bahwa insiden ini dikategorikan mengarah pada tindakan kekerasan, bukan bentuk perundungan (bullying).
Proses penyidikan masih akan terus berlanjut guna mendalami seluruh keterangan yang telah dikumpulkan. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih berfokus pada analisis mendalam atas temuan visum dan keterangan saksi-saksi tersebut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Masyarakat diharapkan untuk memantau informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan kasus ini.
Sumber: megapolitan.kompas.com