Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) secara aktif mendorong transformasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayahnya. Inisiatif ini bertujuan agar pemanfaatan QRIS Kaltara tidak hanya terbatas sebagai alat pembayaran semata, melainkan juga berfungsi sebagai basis data vital untuk analisis ekonomi dan perumusan kebijakan yang lebih terarah. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengakselerasi digitalisasi ekonomi daerah dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kaltara.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltara, Wahyu Purnama, menegaskan bahwa QRIS memiliki potensi besar yang melampaui fungsi utamanya sebagai media transaksi pembayaran. Menurutnya, setiap transaksi yang tercatat melalui QRIS dapat menjadi sumber data berharga. Data ini dapat digunakan untuk menganalisis tren ekonomi, memantau perputaran uang, hingga mengidentifikasi sektor-sektor potensial di Kaltara.
Visi BI Kaltara adalah menjadikan QRIS sebagai instrumen strategis untuk memahami dinamika perekonomian lokal. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dapat mengambil keputusan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam merancang program-program pengembangan ekonomi, pariwisata, dan UMKM. QRIS Kaltara diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekosistem digital yang kuat.
Pemanfaatan data dari transaksi QRIS menawarkan berbagai keuntungan signifikan bagi pembangunan ekonomi di Kalimantan Utara. Beberapa manfaat utama meliputi:
Untuk mewujudkan visi tersebut, BI Kaltara gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Target utama adalah pemerintah daerah, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat umum. Edukasi ini tidak hanya berfokus pada cara menggunakan QRIS untuk pembayaran, tetapi juga pada pemahaman akan potensi data yang dihasilkan serta manfaat jangka panjang dari pemanfaatan QRIS Kaltara secara optimal.
Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk forum diskusi, pelatihan, dan kampanye publik. BI Kaltara juga aktif menjalin kerja sama dengan perbankan dan penyedia jasa pembayaran untuk memastikan ketersediaan infrastruktur dan layanan yang mendukung adopsi QRIS secara luas di seluruh pelosok Kaltara.
Kolaborasi menjadi kunci utama dalam upaya peningkatan Also Read: Rano Karno Manfaatkan AI di Industri Film: Transformasi Tak Terelakkan